Thursday, May 16, 2013

NGAKALIN MUTU AIR KOLAM



                NGAKALIN MUTU AIR KOLAM

Walau masih sering turun hujan dadakan, tapi sebenarnya sudah masuk musim kemarau. Masa ini identik dengan datangnya bibit penyakit ikan. Di antara sekian banyak factor penyebab timbulnya penyakit ikan, karena menurunnya kualitas air kolam.

Panas bumi yang terpanggang selama musim kemarau, akan menyedot sebagian besar air permukaan. Dalam kondisi ini temperature air ikut meningkat. Akibatnya suhu tubuh ikan dipaksa bertahan menghadapi perubahan fisikawi media air. Maka ikan terpaksa memeras energy untuk mengeleminir  pengaruh tersebut.

Dalam keadaan normal, biasanya laju pertumbuhan berat ikan selama musim panas cenderung lebih lambat. Sebaliknya jumlah pakan malah meningkat berlipat lipat. Karena saluran pencernaan ikan air tawar tidak memiliki daya serap yang tinggi terhadap kelebihan makanan yang di telannya, maka jumlah makanan yang di konsumsi tidak sebanding dengan jumlah daging yang di hasilkan. Kelebihan makanan hanya menambah volume kotoran sebagai produk metabolism tubuh. Jika hal ini berlangsung lama, akan menimbulkan pencemaran air kolam yang berpengaruh terhadap penurunan nafsu makan ikan.

Upaya efektif dalam pemeliharaan ikan musim kemarau dengan mengurangi padat tebar dan dosis pakan , di samping memasang atap peneduh. Maka untuk mengurangi penetrasi panas matahari dalam air, sekaligus mengurangi penguapan air kolam peneduh wajib ada. Peneduh ini bisa pake daun pisang utuh atau daun kelapa utuh,masukan kolam biar mengapung di permukaan air, 25% dari total permukaan kolam.

Salah satu parameter kualitas air yang perlu di pantau secara seksama adalah PH atau tingkat keasaman air. Cara praktisnya dengan memperkaya jumlah nutrient dalam air melalui pengapuran dan pemupukan.

Macam kapur dan pupuk yang di gunakan  adalah kapur pertanian CaCO3, kapur kering Ca-CO3-2 dan kapur aktif CaO, sedang pupuknya adalag TSP, urea atau NPK. Kapur meningkatkan pH dan alkalinitas sekaligus daya sangga buffer dalam air meningkat bersama meningkatnya efektivitas dan pengendalian aktivitas MO. Kapur yang di perlukan 20kg/100 meter persegi, dengan masing masing jenis kapur takaran sendiri sendiri.

Untuk kolam tanah, tebar merata ke seluruh permukaan dasar kolam, sebelum kolam di aliri air. Sedang kolam tembok/terpal, di lakukan secara bertahap, sedikit sedikit masukan kantong plastic lalu tempatkan di tengah kolam





Yang perlu di perhatikan ,aplikasi pupuk rasio masing masing. Yang pasti penambahan TSP dan urea dapat meningkatkan produktivitas kolam 2 kali lipat. Hanya saja, aktifitas nitrifikasi dalam kolam akan meningkatkan keasaman sehingga berpengaruh negative terhadap ikan, nah pada kondisi seperti inilah saatnya penggunaan Pro Fish.

Dalam penggunaan imbangan N/P, 4-5 merupakan aplikasi paling efisien, memang belum ada aturan standart dalam penggunaan TSP dan Urea dalam memanipulasi kualitas air kolam tenang. Tapi pemakaian 0,5 kg TSP dan 0,5 kg Urea ,untuk luas kolam 100 m2, member hasil terbaik.

Grup facebook : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id
HP 085229779252


Tuesday, May 14, 2013

PELLET UNTUK SAPI KAMBING DOMBA KELINCI



                  PELLET UNTUK SAPI KAMBING DOMBA KELINCI

Kejadian sapi kambing domba kelinci mati sehabis memakan rumput yang cari di persawahan, sudah sangat sering terjadi, ini musababnya karena rumput tersebut tercemar dengan obat pestisida.

Maka lantas timbul ide, gimana jika di kasih makan pellet saja….Aneh ya ….memang seperti itu, sebuah penemuan baru, berawal dari hal yang sepertinya mengada ada dan biasanya hampir selalu , penemuan baru tersebut bertentangan dengan keilmuan teori. Tapi ndak papa, tinggal nanti hasil akhir bagus atau tidak , akan memunculkan keilmuan teori yang lebih baru lagi dan itu normal…..

Untuk hewan ruminansia besar sapi…di samping pemberian pellet juga bisa di beri Wafer jerami atau rumput. Ini seperti Hay dan silasem Cuma Wafer jerami rumput ini biasanya di cetak block agar mudah dalam penataan di gudang saat musim kemarau tiba.

Langsung ke pembuatan pellet wae ya…

Bahan :
Jagung : 30 kg

Bekatul : 15 kg
menir   : 15 kg
Pollard  : 15 kg
Bungkil kedelei  25 kg
Minyak goreng  0,5 kg
Mineral Vitamin  : 2-3 kg
Bahan pengawet  : 0,02 %

Nilai nutrisi yang di dapat adalah CP 18% dan EM 2762 Kcal/kg, minyak goreng + mineral + vitamin bisa pake vitachick +bahn pengawet termasuk dalam tambahan saja. Bisa di tambahkan tepung kanji 0,5 kg.

Cara mbuatnya :
Semua bahan yang di sebutkan giling menjadi tepung lalu mix hingga tercampur rata homogeny, bahan tambahan semua juga di campur pada mix kali ini. Lalu perciki bahan tadi dengan air hangat, buat adonan menjadi “ pero “ setelahitu langsung bisa di cetak pellet atau di kukus dulu 30 menit terhidung dari air mendidih, dinginkan lalu cetak pellet setelah itu jemur atau masukan oven hingga kering lalu bisa di kemas , di pakai sendiri atau di komersilkan. Soale harga pellet buat kelinci produk dari pabrikan harganya mahal phol….Rp 19.000/kg. Tentang mesin pellet nya jangan mbayangin yang mahal mahal kan bisa di pakai alat giling daging, dengan Rp 350.000 sudah dapat itu alatnya. Jadi jangan di buat rumit dan sulit lalu mematahkan semangat anda …..
sing penting action dulu…..





Atau versi alternative ke dua :

Bahan :
Ampas tahu
Kleci kulit ari kedelei
Blendungan kacang Hijau
Bungkil kelapa atau ampas kelapa
Katul
Jagung

Gimana formula-nya ? kan sudah tak kasih tahu gimana caranya menghitung formula…nah sekarang coba anda praktekan. Keilmuan itu di nilai bermanfaat saat dia di praktekan…bukan hanya sebatas wacana wacana saja, yang mengawang awang di pijar fatamorgana.

Grup facebook : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id
HP : 085229779252

                                  




Monday, May 13, 2013

MANAJEMEN STOCK SIMPAN BAHAN PAKAN



                                 MANAJEMEN STOCK SIMPAN BAHAN PAKAN

Ini maksudnya adalah cara pengaturan dalam penyimpanan stock bahan pakan dan pakan jadi yang sudah di mix. Perlakuaan untuk ke dua tipe penyimpanan ini agak berlainan.

Pada gudang penyimpanan bahan baku ransum, pergunakan Pallet/ papan kayu  sebagai alas karung bahan pakan, letaknya jangan menempel tembok, beri jarak minimal 30cm. Tinggi pallet 10 cm dari lantai dan ketebalan papan minimal 3cm.

Tata letak karung pakan ini usahakan tidak menghambat jalur aliran udara. Makanya harus di beri ruang buat jalan dan aliran udara selebar minimal 1 meter, di samping juga buat memudahkan pengambilan bahan pakan. Ketinggian penumpukan karung bahan pakan 5 sap saja, jika mau di tumpuk lagi maka di atasnya perlu di beri pallet lagi , baru di tumpuk 5 sap lagi ke atas. Dibuat berderet deret menyesuaikan dengan luas gudang.

Prinsip first  in first out ( FIFO ), harus benar benar di perhatikan, barang yang lebih dulu masuk maka dia juga harus terlebih dahulu keluar. Agar tidak terjadi barang datang duluan malah keluarnya belakangan ini bisa mengakibatkan kualitas nutrisi bahan pakan di kuatirkan sudah menurun, bukannya ini merupakan sebuah kerugian?

Suhu dan kelembaban dalam gudang adalah 30-34 derajat celcius dengan kelembaban jangan lebih dari 70%. Karung sak pakan hanya boleh di pakai 1 kali saja, tidak boleh di pakai berulang, di kuatirkan bibit jamur telah menempel pada karung yang bisa mempercepat cemaran jamur.

Usahakan karung stock bahan pakan tidak terkena sinar matahari secara langsung, air hujan, dan tidak di campur dengan benda yang mengeluarkan bau dalam satu ruangan, seperti peptisida.

Kontrol lama penyimpanan ransum pakan yang sudah di mix dalam bentuk mash, crumble ataupun pellet dalam gudang adalah 21-30 hari. Jika melewati masa 21-30 hari maka pakan akan mengalami degradasi kualitas mutu pakan. Usahakan untuk menyimpan pakan tidak lebih dari 14 hari.

Hambatan penyimpanan dalam gudang :

1. Kualitas bahan baku, bahan yang berasal dari tempat yang berlainan memiliki kualitas nilai nutrisi yang juga berbeda beda. Kesuburan tanah, pemupukan dan cara pengolahan masa tanam serta metode saat panen sangat berpengaruh. Tingkat kekeringan bahan pasca panen saat akan di simpan harus di kisaran 10-12%, tingkat kekeringan 16% masih memungkinkan tumbuhnya jamur.

2. Tumbuhnya jamur penghasil racun Mikotoksin, factor pemicunya adalah kelembaban dan tingkat kadar air di kisaran 16%. Jenis jenis Mikotoksin :


Jamur Aspergillus Flavus, A Paransiticus, menghasilkan racun mikotoksin bernama Aflatoksin, biasanya tumbuh pada bahan pakan jagung, biji kapuk, kacang kedelei

Jamur Aspergillus Ochraceus, A Nigri, A Verrucosum menghasilkan racun mikotoksin Ochratoxin A, biasanya tumbuh pada bahan pakan gandum, barley, oats, jagung

Jamur Fusarium Graminearum, F Culmorum, menghasilkan racun Trichothecenes, biasanya pada bahan pakan jagung gandum, barley

Jamur Fusarium Graminearum, menghasiklan racun mikotoksin yang bernama Zearalenone, pada bahan pakan jagung, gandum, barlry, rumput

Jamur Fusarium Verticilloides, menghasilkan racun mikotoksin yang bernama Fumonisin, pada bahan pakan jagung

Jamur Fusarium Miniliformin, menghasilkan racun mikotoksin yang bernama Moniliformin, pada bahan pakan jagung

Jamur Penicillium Roqueforti, menghasilkan racun mikotoksin yang bernama PR Toxin, Patulin, biasanya pada bahan pakan silase, rumput

PEMBERIAN BAHAN PENGHAMBAT JAMUR

Mold Inhibitors asam organic, asam propionate, sering kali di gunakan sebagai penghambat jamur.  Bahan pakan sudah terkontaminasi jamur, harus di buang.

Penambahan Toxin Binder, pengikat mikotoksin, pada ransum pakan seperti Zeolit, Bentonit, Hydrate Sodium Calcium Aluminosillicate ( HSCAS ), atau antioksidant seperti Butyrated Hidroxy Toluene BHT, vitamin E dan selenium.

Grup facebook : ayam kresing super 2
Twitter : @betha_sutrisno
Blog : bumiternak-betha.blogspot.com
Email : betha_sutrisno@yahoo.co.id
HP : 085229779252





Sunday, May 12, 2013

KEMANDIRIAN



                                               KEMANDIRIAN

Jargon istimewa ini akan terasa sia sia, bila dari dalam diri kita sendiri ,tiada visi untuk menuju kea rah perubahan tersebut.  Tidak usah mengharap orang lain ,kudu dan harus mengikuti jalan yang kita tempuh, biarkan berkembang menurut prentulan ide masing masing pribadi.

Metode mengajak dalam kemandirian adalah memberi contoh, tidak usah menggurui atau membuat teman lain malah menjadi Inferior ,salah dan harus di benarkan. Seolah olah kita adalah Malaikat kebenaran, turun ke Bumi untuk memberantas kebatilan.

Susunan kalimat yang keluar dari mulut juga harus di kelola dengan benar. Kalimat yang menggambarkan intimidasi , melecehkan, meremehkan, harus di buang jauh jauh dari perbendaharan kamus kata kata  mulut kita.

Kalimat yang men-sirat-kan seakan akan me-muji puja, tapi sebenarnya sedang berusaha mencari cari kesalahan, buang jauh jauh ke Samudra kepicikkan, kubur dalam dalam ke ketinggian langit ke tujuh.

Sekali kali jangan pernah menempatkan petani peternak dalam posisi sub ordinat, dan jangan sekali kali beranggapan petani peternak adalah Obyek yang kita Obyekan untuk kepentingan materi diri kita sendiri maupun kelompok.

Manusiakanlah petani peternak sebagai asset unggulan yang hanya perlu di poles sedikit maka akan memantulkan cahaya perubahan cahaya kemandirian, dengan sendirinya.

Penyampaian keilmuaan pun jangan di buat seolah olah sulit dan sukar, sehingga terpatri dalam pola pikir mereka yang harus terggantung selamanya pada kita…atau jangan jangan malah itu tujuannya..?

Jangan merasa nikmat dalam penyebaran ilmu, karena merasa di butuhkan, diperlukan oleh petani peternak…tugas anda adalah membuat petani peternak pintar untuk modal kemandirian.

Dari awal misi penyebaran ilmu harus sudah jelas, orientasi ke bisnis atau merupakan bentuk suatu pengabdian….pisahkan keduannya agar tidak menjadi batu sandungan langkah anda ke depan.

Sudut pandang keilmuan, jangan hanya dari satu sisi saja, anda harus punya banya referensi keilmuan dari berbagai sudut pandang. Jika hanya mengandalkan keilmuan satu sudut pandang saja, nanti anda menjadi saklek, tidak bisa menerima perbedaan.

Teori keilmuan kan luas banget pengertiaannya, makanya anda harus mempelajarinya entah anda suka atau benci dengan keilmuan tersebut, tapi anda harus memahaminya sebagai pembanding.



Teori keilmuan, selalu berkembang , dia sifatnya dinamis mengikuti alur zaman, bukan kebenaran absolute yang selalu benar selamanya. Anda harus paham akan hal ini, sehingga dalam mengemukakan pendapat ,nanti anda tidak meng-agung-kan kebenaran diri yang bersifat relative buat orang lain.

Teori keilmuan di katakan benar kalau pada waktu itu, pendapat keilmuan tersebut di sokong oleh pendapat pakar yang lain tentang kebenarannya. Tapi dia tidak merupakan kebenaran yang absolute, yang benar sepanjang masa….

Misal standarisasi kebutuhan nilai nutrisi ….pada tahun ’80-an dengan CP 15% sudah cukup dan di katakan teori tersebut benar, pada saat itu, tapi sekarang…mensaratkan CP 17 – 18%.
begitulah teori keilmuan selalu berkembang….

Agar tidak di nilai sebagai suatu kepicikan ilmu maka harus di punyai koleksi buku dari berbagai penulis yang berbeda cara sudut pandang keilmuan, sehingga anda bisa menarik suatu kesimpulan sendiri. Dan tumbuhkan selalu gemar membaca…apapun keilmuan tersebut….

Boleh ambil referensi dari mbah Google, tapi dia sebagai pelengkap saja, jangan di jadikan sumber keilmuan absolute dan pengambilan dim bah Google pun harus dari sudut pandang keilmuan yang berbeda dari minimal 5-10 teori keilmuan.

Jangan men-sakral-kan suatu ilmu itu paling benar sendiri, sebab keilmuan teori terkadang berbeda karakter dengan keilmuan praktek langsung di lapangan. Misal tentang suhu dalam incubator, menurut teori suhu harus naik bertahap mulai 38 derajat lalu 39 lalu 40 lalu 41-42 derajat celcius….

Tapia pa benar harus saklek sama persis seperti itu ? Real di lapangan ternyata tidak…karena kudu ribet menyetel suhu berubah ubah terus , akhirnya suhu di buat stabil 39 atau 40 derajat celcius dari awal penetasan hingga menetas…lalu hasilnya….? Daya tetas telur mencapai 80% juga….padahal ini kan menyalahi keilmuan teori…..

Dalam penyusunan formula ransum pakan pun jangan buat petani peternak terggantung dengan bahan inpor…berdayakan bahan pakan local yang bertebaran di banyak tempat atau maksimalkan dengan potensi sumber bahan pakan setempat, kekurangan yang urgent saja yang di datangkan dari tempat lain. Perbanyak perbendaraan bhan pakan local dalam memori pikir anda dan coba untuk mengetahui nilai nutrisinya, sehingga bisa menjadi salah satu bahan penyusun pakan, jangan anda tidak memasukkannya karena ketidaktahuan anda soal nilai nutrisinya.

Suatu teori keilmuan yang tidak di dapatkan di bangku kuliah, tidak seharusnya di kesampingkan maka tugas kita mencari referensi dari tempat lain, keilmuan kita jangan di batasi hanya yang kita terima di bangku kuliah saja, tambahi keilmuan anda dengan banyak banyak membaca.




Wednesday, May 1, 2013