Wednesday, May 16, 2012

TEPUNG DAGING TIKUS KEONG DAN BEKICOT



                                   TEPUNG DAGING TIKUS KEONG DAN BEKICOT

S
iapa yang tak kenal dengan tikus, hewan pengerat ini musuh utama para petani. Ratusan hektar lahan padi bisa ludes dalam waktu singkat , saat tikus merajalela. Bikin pusing dan men”jebol” anggaran yang terbatas.

Kelemahan penanganan hama tikus , pada kontiyuitas penggeropyokan. Harus serempak pada semua areal “bulak” tanaman padi, inipun sebenarnya hasilnya tidak maksimal, yang tertangkap hanya tikus-tikus dewasa. Sedang “cindhil” anakan tikus yang tertangkap Cuma di kisaran 10 %. Setelah acara “gropyokan “ selesai, populasi tikus yang kalis dari gropyokan merupakan generasi penerus yang akan merusak tanaman padi musim tanam periode selanjutnya.Cape deh…….

Sebetulnya saya ada formula ramuan herbal tertentu yang manjur, secara teori untuk mengendalikan dan mengurangi populasi habitat tikus. Tapi belum pernah saya ujicobakan makanya tidak saya ulas kali ini.Takut menjerumuskan petani dengan ilmu yang belum di pratekan.

Oke, langsung ke topic utama, tentang Tepung Daging Tikus. Kandungan gisi daging tikus sudah di teliti teman-teman UGM (universitas gajah mada), ternyata memenuhi syarat untuk di jadikan pakan unggas dan ikan. Hanya kandungan gisinya belum saya dapatkan, jadi saya tidak bisa mencantumkan unsure hara pada daging tikus. Tapi sudah di ujikan pada ayam,ituk,bebek dan ikan lele hasilnya sangat bagus. Bisa untuk subtitusi tepung ikan dan MBM.

Pengolahan daging tikus menjadi tepung daging tikus, tidak ribet dan sngat praktis, bisa langsung di coba oleh rekan-rekan peternak. Tambahan info, ternyata di Vietnam, masakan daging tikus sudah biasa di konsumsi orang-orang Vietnam. Tapi saya tidak menganjurkan anda mengkonsumsinya.

Hasil gropyokan tikus yang didapat terkadang malah di buang ke sungai, ini kurang bagus untuk kesehatan karena bisa memancing merebaknya penyakit. Nah, seandainya bangkai tikus ini kita berdayakan,pasti akan memberikan nilai lebih bagi manusia.

Misalnya di buat tepung daging tikus…caranya bagaimanamari kita bahas bersama. Bangkai tikus yang di dapat, kita buang kulit luarnya, jeroan, kaki dan kepala. Tinggal karkas tikusnya, ini yang kita jadikan tepung daging tikus. Cuci bersih dengan air mengalir hingga darah merah tidak keluar lagi saat di cuci. Lantas kita kukus lamanya 1 jam full jika pakai panci biasa, kalau pakai panci presto tulang tidak usah di buang, kukus 30 menit. Angkat dan tiriskan hingga dingin, lalu kita giling dengan gilingan daging, jemur sampai kering. Setelah kering, kita giling kembali agar teksturnya menjadi lembut tepung hingga mudah di campur dengan bahan pakan lain.

Mudah bukan, kalo ingin di simpan dalam jangka lama berikan antioksidan : Vitamin E (entholsikuin) atau BHT (butilated hidroksi tolouen ). Bisa di dapatkan diapotik, toko kimia, poltry, kios resep.Tentang dosisnya biasanya sudah tercantum pada kemasan.
Begitu…………….




Sekarang kita bahas tentang KEONG MAS…hama musuh para petani ini pun, saat menyerang membikin repot petani. Bibit padi yang baru di tanam, dalam semalam bisa habis dimakan keong mas. Biasanya pengendalian oleh petani hanya di punguti satu persatu. Dengan tata letak lahan persawahan yang berjajar ,merugikan para petani. Satu lahan di bersihkan dari keong tapi lahan lain tidak, jadinya percuma, sebab keong mas hanya mengikuti kemana arus air mengairi persawahan.

Ada resep murah meriah model herbal yang dapat di praktekan oleh petani untuk mengusir hama keong mas.Resep seperti di bawah ini :

Daun tembakau : 1 ons
Buah mojo          : 1 ons
Daun mindi         : 1 ons
Brotowali            : 1 ons

Tumbuk semua bahan herbal hingga lembut, lalu tambahkan air bersih 5 liter. Peram selama 5 – 7 hari, setelah lewat 7 hari, saring dan semprotkan pada lahan sawah seluas 1 patok. Hasil dari herbal ini baru di ketahui setelah 2 – 3 hari setelah semprot, keong akan pergi atau mati.

alau ingin di berdayakan daging keong mas sangat memenuhi syarat baku bahan pakan ternak. Kandungan gisi setiap 100 gram daging keong : 64 kalori, 12 gram protein, 1 gram lemak, 2 gram karbohidrat dan sejumlah mineral seperti fosfor, besi serta kalsium.Kandungan komplitnya seperti di bawah ini :

Bahan kering : 94,83 %
Protein           : 13,47 %
Serat kasar    :    7,81 %
Lemak            :    1, 03 %
Abu                 : 52,14 %
BETN              : 26,23 %
Ca                   : 41,95 %
P                     :    0,09 %

Pengolahan keong mas perlu sedikit ketelitian, tapi jika untuk ternak bisa langsung di berikan utuhan atau di cacah dulu bisa. Atau di buat saja tepung daging keong mas proses pembuatannya sama seperti daging tikus. Tapi kalau dimaksudkan untuk di konsumsi manusia, maka perlu pengolahan lebih lanjut. Selain untuk menghilangkan lender dan membersihkan semua kotoran yang ada serta berbau tidak sedap, juga di maksudkan untuk menghilagkan parasit yang terkandung di dalam daging keong mas cathaemasiasis yang dapat menyebabkan sakit perut. Ingat bukan racun seperti yang selama ini di pahami tapi parasit.

Puasakan 2 – 3 hari/di berok agar semua kotoran terbuang, setelah itu rendam dalam air garam di ber sedikit air cuka selama 5 menit, aduk aduk pada air mengalir hingga air menjadi bersih. Kemudian baru direbus sambil terus di bolak-balik kurang lebih15 – 20 menit, angkat lalu di tiriskan pada para-para. Dengan menggunakan kawat atau bamboo yang di runcingkan, cungkil daging keluar lalu bersihkan buang kotoran, cuci bersih kembali dan rendam daging bersih pada iar cuka selama 25 menit untuk mematikan parasit,kemudian rebus kembali selama 15menit lalu cuci bersih kembali baru di tiriskan dan siapdi olah menurut selera.

BEKICOT , hewan yang di golongkan sebagai bangsa keong/ gastropodamerupakan hama perusak tanaman. Tapi dalam setiap gram daging bekicot terkandung 375,58 kalori dan juga vitamin B terutama vitamin B2.

Di perancis terkenal dengan nama escargot makanan super mahal yang di gandrungi para bule. Sedang di sini Cuma untuk pakan ternak hihihi…ternyata bule itu ngragas juga…pakan ternak pun di serobot juga. Kandungan gisi :

Kadar air        :  7,01 %
Protein           : 54,29 %
Lemak            :   4,18 %
Karbohidrat  : 30,45 %
Abu                :    4,18 %

Nah..lho…proteinya menggiurkan tho..? maka olah saja untuk di jadikan pakan ternak. Dengan kandungan seperti itu saya jamin pertumbuhan ayam dan bebek akan meningkat pesat.Apandak tertari k sampean…sedang bule prancis pun rakus menyantapnya…hohoho……….

GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID






Monday, May 14, 2012

AZOLLA HIJAUAN PROTEIN TINGGI


                                          AZOLLA HIJAUAN PROTEIN TINGGI

Azolla tumbuhan paku air, banyak terdapat di sawah, sungai, rawa, danau. Tumbuhan ini mengapung di atas air, baru pada tahun 1970-an di budidayakan dan di manfaatkan secara besar-besaran untuk pupuk maupun pakan ternak, unggas dan ikan.

Azolla mampu menambat nitrogen dari udara, kandungan nitrogen azolla antara 3-5% dari berat kering atau senilai 22-37% protein. Karena tidak mengandung racun, maka bisa di konsumsi, bahkan dapat di gunakan untuk pemurniaan air dan menekan pertumbuhan nyamuk. Azolla dapat di buat menjadi tepung Azolla untuk campuran pakan ayam, itik, ikan dan ruminansia.

Jenis Azolla banyak sekali, tapi yang sering di gunakan Azolla microphylla dan Azolla pinnata. Azolla ini dapat di kembangbiakan di sawah. Takaran pemupukan 0,5kg/meter  dan SP-36 : 3 gram/meter , perkembangan sangat cepat sekali. Penebaran bibit 200 gram/ meter, dalam jangkan 4 – 7 hari dapat memanen 10 kg Azolla segar

Kandungan unsure hara Azolla :

Abu                       : 10,5%
lemak kasar         :   3,3%
Protein kasar       :   24 – 30%
Nitrogen               :    4,5%
Fosfor                   :     0,5 – 0,9%
Kalium                  :     2,0 _ 4,5%
Pati                       :      6,54%
Magnesium         :      0,5 ­- 0,6%
Mangan               :      0,11 – 0,16%
Zat Besi                :      0,06 – 0,26%
Gula terlarut        :     3,5%
Kalsium                 :     0,4 – 1,0%
Serat kasar           :      9,1%
Klorofil                  :      0,34 – 0,55%
Sumber : Dr Ir Maftuchah,MP

Pemberian Azolla dalam bentuk segar di kombinasikan dengan herbal probiotik pada postingan “ Reaktor Digester Probiotik “ untuk pembesaran ikan Gurami percepatan pertumbuhannya bukan main eloknya.

Jika untuk ikan Gurami memberikan pertumbuhan bagus, seharusnya untukikan lain pun bagus juga.
Silahkan rekan-rekan ber-kreasi sendiri, untuk jenis ikan yang lain.
GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID



  

Sunday, May 13, 2012

CARA MEMBUAT AYAM JENIS BARU





                                            CARA MEMBUAT AYAM JENIS BARU

Menjadi tanda Tanya besar sebagian rekan peternak, caranya menciptakan ayam model baru. Dorongan ini terpicu dengan bermunculanya ayam jenis baru, missal : ayam Joper, Campursari, Kressing Super, Arab atau itik/bebek PmP, Raja, Ratu, Hybrid, bebek Hybreed ini pun beragam macamnya. Wikk….makin pusing, caranya gimana dong……

Satu dua rekan peternak yang datang langsung ke rumah atau yang lewat grup facebook “ Ayam Kressing Super “ online sering kali menanyakan hal tersebut. Sekali waktu sebenarnya prinsip metodenya telah saya paparkan. Mungkin karena sepotong-sepotong jadinya ndak bisa di rangkum oleh rekan rekan peternak.

Tapi ada juga rekan yang memperingatkan, apa ndak takut kalau semua orang sudah bisa membuat sendiri, apa malah ndak merugikan diri sendiri? Maksudnya? Gini lho…mereka nanti kan trus tidak pesan DOC dan Pullet ke tempatmu lagi… Maksudnya jadi pesaing/competitor ?... Iya, kan nanti lawan bisnis makin banyak jadinya makin sulit juga dapat pelanggan/pembeli… Trus maksudmu, aku ndak usah menyebarkan Ilmu Genetika ini? … Iya dong…masak, senjata pegangan hidup kok di bagi-bagi…aneh kau ini…Hehehe….rekan peternak ndak usah takut ya…Ilmu Genetika ini tetap akan saya sebarkan kok…Soal rejeki sudah ada yang ngatur di atas, kenapa mesti takut……


                                      AYAM MURNI/PURE BLOND

Ayam jenis baru tidak akan bisa terbentuk jika tidak mempunyai kumpulan gen ayam murni. Kalau dua ayam beda jenis dan beda tempat asal di kawinkan keturunannya dinamakan ayam Grading Up.
Ini tidak bisa di sebut ayam murni tapi ayam Heterozygot atau ayam Bergen Heterogen.Padahal ayam murni adalah ayam bergenetik Homozgotatau ayam Bergen Homogen.

Lantas bagaimana caranya untuk memurnikan genetic ayam? Lakukan perkawinan Inbreeding, lho katanya hasil perkawinan Inbreeding akan menurunkan mutu genetic ? Iya benar…itu untuk khasus keturunan dari ayam Final Stock. Kalau persilangan model Inbreeding akan memperburuk genetic ayam. Tapi kalau untuk membuat Tetua atau Leluhur Gallur tertentu yang sudah kita tentukan di awal, memang harus lewat jalan Inbreeding.

Itu misalnya gini lho…Waktu anda beli DOC ayam kressing super atau DOC ayam Arab, masih campur antara jantan dan betina. Nah setelah besar  antara jantan dan betina anda kawinkan ini akan menghasilkan keturunan ayam Inbreeding yang mutu genetic dan produktivitas telurnnya pasti turun. Sebab ayam kressing super atau ayam Arab adalah ayam Final Stock atau ayam Heterozygot, ayam edisi terakhir.

Kalau ayam murni adalah ayam tetua atau leluhur dari ayam kressing super atau ayam Arab yang bersifat Homozygot Bergen Homogen. Jika dua keturunan ayam Homozygot bergenetik Homogen ayam murni/pure blond di kawinkan menghasilkan ayam yang bersifat Heterozygot bergenetik Heterogen. Ayam RAS petelur coklat itu adalah ayam Heterozygot/Final Stock.

                                                   AYAM STANDART STOCK

Ayam tetua/ leluhur, asal muasal dari dari ayam Heterozygot/ Final Stock tingkat pertama. Membuat atau mencari ayam Standart Stock harus di dapat dari dua tempat berbeda/berjauhan, kalau bisa antar pulau, agar kemurnian genetic Homogen bisa benar-benar terjamin keasliaannya . Setelah dapat kawinkan Inbreding masing-masing ayam tersebut, buat dua jalur yang berbeda. Untuk membentuk ayam ini perlu waktu 1 tahun.

                                           AYAM GRAND PARENT STOCK I

Ayam keturunan dari ayam standart stock tadi di buat dua jalur perkawinan yang berbeda. Misal Jalur A dan Jalur B.

JALUR  A :
Buat 4 macam kelompok perkawinan missal :
kelompok A1 diambil hanya keturunan berjenis kelamin Jantan.
kelompok A2 diambil hanya keturunan berjenis kelamin Betina.
kelompok A3 di ambil hanya keturunan berjenis kelamin Jantan.
kelompok A4 diambil hanya keturunan berjeniskelamin Betina.

JALUR  B :
Buat 4 macam kelompok perkawinan juga, missal :
Kelompok
B1 diambil hanya keturunan berjenis kelamin Jantan.
Kelompok B2 diambil hanya keturunan berjenis kelamin Betina.
Kelompok B3 diambil hanya keturunan berjenis kelamin Jantan.
Kelompok B4 diambil hanya keturunan berjenis kelamin Betina.

                                  PEMASANGAN PERKAWINAN GPS I

JALUR  A :
Jantan
kelompok A1 di kawinkan Betina kelompok A2, keturunan yang diambil Jantan A12
Jantan
kelompok A3 di kawinkan Betina kelompok A4, keturunan yang diambil Betina A34

JALUR  B :
Jantan
kelompok B1di kawinkan Betina kelompok B2, keturunan yang diambil Jantan B12
Jantan
kelompok B3 di kawinkan Betina kelompok B4, keturunan yang di ambil Betina B34

Inilah pemasangan perkawinan pada ayam Grand Parent Stock I, amati baik-baik jangan sampai terjadi salah pemasangan perkawinan berakibat terlalu fatal.



                                                  AYAM GRAND PARENT STOCK II

Tinggal memasangkan hasil seleksi keturunan dari GPS I, pada jalur masing masing….

JALUR  A :
jantan A12
di kawinkan Betina A34, keturunan yang di ambil Jantan A1234

JALUR B :
Jantan B12
di kawinkan Betina B34, keturunan yang di ambil Betina B1234


                                                    AYAM PARENT STOCK

Pasangkan kembali pasangan jantan betina hasil dari GPS II. Pada tahap ayam Paren Stock inilah
Jalur A dan Jalur B bertemu untuk pertama kali.

                                   PEMASANGAN PERKAWINAN

JANTAN A1234
di kawinkan dengan BETINA B1234, hasil keturunannya di sebut Ayam Final Stock
DOC
ayam Kressing Super yang saya komersilkan tersebut merupakan ayam Final Stock. Saya sertakan juga foto Diagram Perkawinan agar lebih mudah untuk di pahami.Silahkan dicoba……tapi diagramnya hanya bisa di lihat di blog….

Grup Facebook : Ayam Kressing Super
bumiternak-betha.blogspot.com
betha_sutrisno@yahoo.co.id
twitter : @betha_sutrisno



                                        



                                              








Friday, May 11, 2012

BAHAN PAKAN ALTERNATIF BUNGKIL INTI SAWIT



                                          BAHAN PAKAN ALTERNATIF BUNGKIL INTI SAWIT ( BIS )

P
roduksi BIS Indonesia setiap tahun sekitar 2,1 juta ton, sebagian di ekspor dengan harga sampah. Sebagian kecil di manfaatkan pihak swasta/ pabrik pakan, sisanya terbuang percuma. OLeh pabrik baru di gunakan untuk pakan Ruminansia.

Porsi untuk sapi perah :
Bungkil inti sawit : 65%
Jagung                   : 25%
Bungkil kedelai    :    8%
Mineral                 :     2%

Porsi untuk sapi potong :
Bungkil inti sawit : 70%
jagung                    : 20%
Bungkil kedelai     :   8%
Mineral                  :    2%
Jika persedian katul/bekatul berlimpah bisa di masukan,porsinya untuk subtitusi jagung dan bungkil kedelai, masing-masing 50%.

Porsi untuk domba dan kambing :
Bungkil inti sawit : 30%
Jagung                   : 15%
Katul                      : 45%
bungkil kedelai    :   8%
Mineral                 :    2%

Nilai nutrisi bungkil inti sawit(BIS) :
Crude protein : 15,4%
Lemak               :   8%
Serat kasar       : 15%
Ca                      : 0,21%
P-AV                  : 0,30%
P-TOT                : 0,48%
Lysin                  : 0,57%
Metionin           : 0,26%
Energi Metabolisme : 1550 Kcal/kg

Penelitian yang di lakukan oleh Arnold P Sinurat dari BPT Balitnak Ciawi, mengatakan penggunaan bungkil inti sawit untuk ayam RAS dapat mencapai kandungan 30%. Pada perlakuan bungkil inti sawit diayak terlebih dahulu( mengurangi serat kasar hingga 50%) dan diberikan tambahan Enzim, hasilnya produksi puncak mencapai 95%. Enzim pemecah serat kasar sekarang tinggal pilih di pasaran banyak jenisnya, salah satunya Allzyme SSF produksi dari PT Alltech. Harga per kg enzim ini adalah Rp 60.000/kg Sedang dosis penggunaan 200 gram/ ton campuran formula pakan total. Ini artinya setiap kg pakan hanya ada penambahan Rp 60 / kg. Saya kira tidak terlalu memberatkan peternak.

Atau dengan Fermentasi saja agar makin irit biaya, dengan jamur Rhizopus Oligosporus, Aspergillus Niger, Eupenicillium Javanicum/ragi tape, lebih mudah lagi di carinya, di pasar-pasar tradisional banyak banget. Fermentasi juga dapat meningkatkan protein kasar dari 14% menjadi 23% serta,protein sejati dari 13% menjadi 20%.

Sedang menurut penelitian Burhanudin Sundu – peneliti dari Universitas Tadulako, Palu – yang melakukan penelitian bersama  rekan-rekannya di Universitas Queensland, Australia. Hasilnya, broiler fase starter masih cukup aman meski diberi pakan yang mengandung bungkil inti sawit hingga level  40%. Pripun…silahkan di coba………

GRUP FACEBOOK : AYAM KRESING SUPER
BLOG : BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
TWITTER : @BETHA_SUTRISNO
EMAIL : BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID







Sunday, May 6, 2012

TEPUNG IKAN DAN TEPUNG DAUN



                                                 TEPUNG IKAN DAN TEPUNG DAUN

Dalam penyusunan ransum pakan, 10% - 12% harus terdiri dari tepung ikan. Meskipun sedikit tepung ikan,  tidak boleh tidak harus di sertakan dalam komposisi formula ransum pakan. Kenapa sedemikian urgent, sehingga tidak boleh di tinggalkan ? Mari kita bahas bersama……

Tepung Ikan adalah sumber protein yang sangat baik untuk unggas, karena mengandung asam-asam amino esensial yang cukup untuk kebutuhan ayam dan sumber utama dari Lisin dan Metionin. Tepung ikan bukan hanya mengandung ke dua asam amino di atas, tapi komplit ke sepuluh asam amino ada pada tepung ikan. Pokoke joss tenan…..

Tepung ikan yang di pakai pabrik besar berasal dari imfor, Negara Chili dan Peru yang memang hasil ikan teri sebagai sumber utama tepung ikan banyak di hasilkan oleh ke dua Negara tersebut. Jenis tepung ikan anchovettadan menhaden dengan kandungan protein mencapai 60 – 62% sangat di sukai oleh pabrikan besar apalagi kontiyuitas stock terjamin.

Yang jadi pertanyaan apa Indonesia tidak dapat menghasilkan tepung ikan? Padahal luas perairan laut Indonesia begitu panjang ? Masa kalah sama Thailand sebagai Negara eksfortir tepung ikan, padahal panjang perairan laut Indonesia lebih pannjang 17 kali lipat dari Thailand.

Setelah di telusuri teryata peruntukan hasil laut di Thailand 100% untuk produk tepung ikan sedang Indonesia produsen tepung ikan bersaing dengan pabrik ikan asap dan ikan pindang yang menjadi menu paforit kebanyakan rakyat menegah kebawah. Bahan baku ikan pindang jika diolah menjadi tepung ikan jenis anchovettakalah bersaing sebagai lauk murah meriah.Itu sejarahnya……

Peternakan yang saya kelola juga membutuhkan komposisi tepung ikan tersendiri, disamping jagung,katul dn sentrat 124 dari pokphand. Selama ini saya tidak pernah mengalami kesulitan kontiyuitas stock dan kualitas dengan crude protein 55% - 60%. Kenapa bisa, katanya kekurangan tepung ikan? Tepung ikan yang saya gunakan tepung ikan air tawar, yang kita bahas sedari tadi adalah tepung ikan air laut.Begitu………

Sekarang ini keluar masuk tepung ikan dan minyak ikan  sudah di tangani sendiri oleh istri saya di bawah bendera
EL ZAITUNA POLTRY SHOP “ kalau ndak salah dilempar harga Rp 9000 – 9500/kg dengan kandungan crude protein 55% - 60%, sedang minyak ikan Rp 6.000/ kg.  Bandingkan dengan harga tepung ikan impor yang sudah menembus di level Rp 14.000 – 16.000/kg dengan CP 60 – 62%.

Saya ndak akan membahas bagaimana caranya membikin tepung ikan, hanya sedikit info untuk menghasilkan 1 kg tepung ikan di perlukan ikan segar sebanyak 5 kg. Inti proses pembuatan tepung ikan adalah penurunan tingkat kadar garam, pemasakan , pengeringan atau oven, penggilingan ikan kering jadi deh tepung ikan tinggal di kemas. Saya pernah membuat tepung ikan dengan bahan baku ikan segar saya ambil dari Pantai Depok Jogja. Saat itu harga sekilo ikan runcah atau ikan ndak punya nama hanya Rp 1.000/ kg,begitu ceritanya……….Begitu pentingnya tepung ikan karena mengandung Vitamin B12 dan sebagai identified growth factor. Senyawa perangsang tumbuh yang begitu di harapkan peternak sehingga pertumbuhan semakin cepat dan produksi telur meningkat tajam karena kebutuhan ke sepuluh asam amino terpenuhi oleh tepung ikan. Tidak boleh di lupakan juga tepung ikan mengandung senyawa pembawa sifat warna CAROTEN senyawanya bernama XANTOPHYL. Sehingga gradasi warna kulit ayam menjadi kekuningan, kalau untuk kuning telur gradasi warna oren atau kemerahan dan biasanya mengandung Omega 3 dan Omega 4.


Sekarang kita beralih topic ke TEPUNG DAUN atau LM: LEAF MEAL.Komposisi tepung daun pada formula ransum pakan menurut teori paling banyak 5 %. Ini kan teori ilmiah, kesempatan buat rekan-rekan peternak umtuk mencobanya 10% atau 15%. Seandainya tiada effek yang buruk maka merupakan terobosan keilmuan praktek yang luar biasa. Imbasnya pada tingkat efisiensi yang tinggi, jika rekan peternak tidak bisa membuat manajemen peternakannya seefisien mungkin…siap-siap saja gulung tikar sebab kedepan harga bahan pakan ternak akan semakin melangit, ini kudu diantisipasi……Oke kreatif untuk berhasil….

Bahan-bahan tepung daun apa saja ya…
LAMTORO( Leucaena leucocephala Lam de Wit) :
crude protein = 23,2%
lemak =2,4
serat kasar -= 20,1%
energy metabolism = 1140 Kcal/kg
terdapat racun mimosin menyebabkan bulu rontok/ alopecia tapi racun dengan mudah di hilangkan dengan jalan penjemuran, perendaman air mengalir, perebusan.

DAUN KACANG PANJANG( VIGNASIGNEUSIS) :
protein = 27,5%
lemak = 6,3 %
BETN = 36,2 %
serat kasar = 17,3 %
abu = 12,6 %

DAUN KACANG KEDELAI (GLYCINE SOYA ) :
protein = 22,5 %
lemak = 3,92 %
BETN = 36,7 %
serat kasar = 36,2 %
abu = 10,8 %

DAUN KACANG TANAH ( ARACHIS LYPOGEA ) :
protein = 16,9 %
lemak = 2,9 %
BETN = 47,58 %
serat kasar = 25,4 %
abu = 7,51 %
DAUN KACANG HIJAU( PHASEOLUS RADIATUS) :
protein = 27,7 %
lemak = 4,8 %
BETN = 38,3 %
serat kasar = 18,4 %
abu = 4,4 %

DAUN PEPAYA:
protein = 23,5 %
lemak = 9,1 %
serat kasar = 11,3 %
energy metabolism = 1230 Kcal/kg

DAUN TURI ( SESBANIA GRANDIFLORA ):
BUNGA MERAH :
potein = 31,68 %
lemak = 4,89 %
BETN = 47,38 %
serat kasar = 12,4 %
abu = 11,2 %

BUNGA PUTIH :
protein = 40,6 %
lemak = 5,64 %
BETN = 33,38 %
abu = 9,88 %
serat kasar = 10,67 %

Sebetulnya masih banyak lagi missal, daun ketela pohon, daun pisang, nangka, keluwih, sukun, waru, kembang sepatu kangkung, genjer….Kalau suruh mbahas semua…capek deh……….

PROSES PEMBUATAN TEPUNG DAUN

Kumpulkan semua stock daun , bisa bermacam daun dijadikan satu , jemur agar bila terdapat kandungan racun bisa terkurangi atau malah hilang. Tingkat kekeringan 10 – 14 % dengan cirri  daun kemresek, rapuh getas,di kepal mudah hancur atau lebih sempurna lagi di giling saja partikel kehalusannya merata. Tinggal di kemas jadi deh….mudah tho…… Ini tak buat super singkat jika ada yang masih kurang jelas, nanti bisa kita bahas bersama di blog atau grup facebook………

GRUP FACEBOOK = AYAM KRESING SUPER
TWITTER = @BETHA_SUTRISNO
BLOG = BUMITERNAK-BETHA.BLOGSPOT.COM
EMAIL = BETHA_SUTRISNO@YAHOO.CO.ID